Thursday, November 24, 2005

Kerangka Perencanaan KM

Kerangka Perencanaan impelementasi KM di organisasi:

- tujuan impelemetasi KM

- sasaran misalnya
= kerangka model
= pengembangan model
= kerangka sistem KM,dst

- perumusan masalah

- metodologi atau metode
= SMM ( soft system methodology) yang berdasarkan sistem berpikir, fleksibel melibatkan
+ proses pembelajaran
+ interaksi, proses kreasi, partisipasi, analisis dst
+ metode yang digunakan 6 tahapan yaitu: problem situation unstructured, diagram dari
struktur, entitas, situasi, proses, hubungan dsb; problem situation expressed : pengkajian
intervensi dan interaksi; seleksi dan identifikasi; membangun model konseptual; memban-
dingkan model konseptual dan nyata; tindakan memecahkan masalah dan memperbaiki
situasi.

- penyusunan elemen-elemen sistem
+ mind map title

- tahapan waktu
- pendanaan
- jadwal kegiatan, personil yang terlibat
- hasil yang diharapkan

- penutup

32 Comments:

Anonymous Anonymous said...

Internal Tacit Knowledge antara senior advisor (partner) kepada staff profesional ---> dibagi 3 tahap:
DISCOVER: dengan menunjuk knowledge agent
CAPTURED:Spread form to list down topic/expertise/knowledge yang diharapkan dari senior advisor/partner
SHARING: interactive discussion, blog dan domino.

25 November, 2005  
Blogger Icha said...

Kerangka Perencanaan impelementasi KM terhadap dosen di universitas widyatama:

Tujuan
Untuk meningkatkan minat dosen melakukan penelitian

Sasaran
Dosen dapat melakukan penelitian minimal satu penelitian dalam satu tahun

Perumusan Masalah
Merubah paradigma dosen yang masih mementingkan mengajar dengan berpuluh-puluh sks dan berpandangan itu lebih menguntungkan dibandingkan dengan melakukan penelitian

Model
-Combination
-Internalization
-Socialization
-Externalization

Metodologi atau metode
1.Seleksi dan identifikasi
2.Analisis permasalahan dan sebab mengapa dosen tidak berminat melakukan penelitian
3.Tindakan memecahkan masalah dan memperbaiki situasi

Hasil yang diharapkan dari penelitian ini
1.Dosen dapat melakukan penelitian minimal satu penelitian per satu tahun
2.Dosen dapat mempublish hasil penelitiannya di jurnal ilmiah

25 November, 2005  
Blogger Irfansain said...

Kerangka Plan KM

Tujuan :
1. Meningkatkan komunikasi peneliti senior dan yunior
2. Melestarikan knowedge (K)pen. senior

Saasaran
Menyusun krk model sosialiasi dan eksternaliasi tacit dan explisit K

Model
terjadinya transfer dari tacit ke explicit kembali ke tacit secara sirkular dg proses eksternaliasi, kombinasi, internalisasi dan sosialisasi


Perumusan Masalah
Ada kesenjangan antara K pen. senior dg yunior, maka perlu dibangun KM dan KS u.mendukung daya saing perushaan

Metode
- On the job training
- Presentasi
- Kuesioner
- wawancara
- Menyimak logbook
- E-mail intranet

Hasil yg diharapkan
- terbentuknya kerangka model sesuai sararan dimaksud yg bertujuan u.melahirkan knowledge baru yg mendukung inovasi

Waktu
6 bulan (Jan.-jun 20060

Biaya
10 juta rp.

Personil
- Peneliti senior 7 orang, pen. yunior 20 orang. pengelola KM 2 orang.

25 November, 2005  
Blogger isminah said...

kerangka Perencanaan KM pada Masalah-masalah Kesehatan oleh para peneliti/pakar kesehatan Balitbangkes

Tujuan:
Hal-hal yang menjadi masalah kesehatan dapat dibuatkan suatu telaah sehingga dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh pengambil kebijakan dan masyarakat untuk membantu menyelesaikan masalah kesehatan yang dihadapi bangsa



Sasaran:
Menyusun informasi baik yang explicit maupun tacit yang dimiliki peneliti/pakar kesehatan untuk kemudian dijadikan suatu kekuatan informasi dari Balitbangkes.

Masalah:
- Bagaimana membangun model knowledge sharing antar peneliti dan pakar kesehatan untuk dapat menghasilkan informasi yang tepat dan berguna

- Bagaimana mengemas tacit knowledge dan explicit knowledge yang dipunyai atau diperoleh menjadi suatu yang bermanfaat.

Metode:
- Pengumpulan data dan informasi dengan wawancara mendalam (indepth interview) dari para peneliti/pakar
- Data sekunder menggunakan literatur-literatur diperpustakaan dan browsing di Internet

Tahapan waktu:
3 bulan

SDM yang terlibat:
5 orang (2 orang latar belakang IT dan 3 orang latar belakang kesehatan)


Hasil yang diharapkan:
Kemasan informasi masalah-masalah kesehatan yang lengkap dan dapat dimanfaatkan untuk diimplementasikan baik untuk progran dan juga masyarakat.

25 November, 2005  
Anonymous Anonymous said...

Kerangka KM

Tujuan
- Menciptakan satu database berisi seluruh informasi berkaitan dengan service-service ataupun data-data penting yang telah dilakukan untuk kemudian disharing/dibagi ke seluruh staff dengan tujuan menambah pengetahuan demi kemajuan perusahaan.

Agus

Perumusan masalah
- Bagaimana informasi tsb dapat dipilah-pilah berdasarkan kategori sehingga seluruh staff dapat dengan mudah melakukan pencarian/akses.
- Pemilihan aplikasi yang akan digunakan dengan melakukan pertimbangan2 tertentu.
-Siapa saja yang berpartisipasi dlm pengumpulan dan bagaimana prosedur/proses pengumpulan data tsb dilakukan.

Metode
-telah dijelaskan sdri Feby/

25 November, 2005  
Blogger rizan said...

Kerangka Manajemen Pengetahuan di PPM

Tujuan : Memudahkan dalam penggunaan teknologi IT di perusahaan

Sasaran :
Tersampaikannya pengetahuan dan pengembangan dari sekor IT yang dibutuhkan perusahaan untuk terus berkembang.
Selain itu TACIT dan EXPLICIT knowledge dapat tersosialisasi dengan baik.
Membangun KM yang lebih besar tidak hanya dibidang IT tetapi KM perusahaan secar keseluruhan

Perumusan masalah :
Membangun prototype KM di suatu bagian (di bidang IT) yang dalam perkembangannya dapat menjadi pembentuk KM secara keseluruhan di Perusahaan

Metodologi yang digunakan
Membangun model konseptual. Ada berbagai macam aktivitas yang akan dikerjakan dan ini menjadi contoh
Wawancara langsung untuk melihat kebutuhan
Demonstrasi penggunaan, support dari para ahli,
Interaksi lansung dari user

Waktu yang dibutuhkan
6 Bulan

Dana
10 Juta

Personel yang terlibat
Staf di bagian IT sebagai bagian yang membangun sarana
User sebagai pemakai

Hasil yang di harapkan
Pemakaian lebih efektif dan efisien
Peningkatan kemampuan pemakai
Makin berkurang fungsi helpdesk tergantikan dengan web support

25 November, 2005  
Blogger Irfansain said...

Untuk Icha dan Isminah

Kerangka model KM dan KS belum terdeskripsikan dg jelas sehingga sulit ditelusuri awal sampai akhir alur proses KM / KS nya.

Sasaran KM dan KS adalah lahirnya inovasi, anda berdua belum menyebutkan target inovasi itu.

Belum jelas berapa dananya.

25 November, 2005  
Blogger iswanto2 said...

A. Background

Globalization and decentralization movement has indeed brought about impact in various walks of life. In terms of organizations, stakeholders are getting more aware of what they can expect from them. This applies to business as well as public organizations. Balitbang Prov. Jatim as a public organization is no exception. It should show its existence by enhancing its accountability through its product, that is research result that can support provincial government policies. So far, one of the main stakeholders, the legislature often criticises the implementability of the Balitbang research product. This condition may result from the fact that Balitbang was founded from different provincial organizational units that do not necessarily have interest or research background. Some effort has been done to improve the condition. Courses in research methodology, public policy formulation, and other related subjects have also been conducted. However, stakeholders (including me as part of Balitbang management) do not get satisfied yet. Based on my observation, that still needs further investigation and confirmation, cooperation and synergy among employees (researchers and staff) are not yet as expected. Knowledge management (KM) is believed to be one effective alternative to optimize their synergy.

B. Problem

Researchers and staff have not yet cooperated as expected. Frictions have often occured. As a result, the performance of Balitbang suffers. Potential staff members from each division (bidang) and researchers are to get involved in a KM team to strengthen each other.

C. Goal

Divisions (15 persons) and researchers (5 persons) build synergy through their knowledge. There are 5 divisions at Balitbang, and 15 researchers. Three staff members from each division and 5 potential researchers may represent Balitbang.

D. Activities

Provincial organizational units work on planned performance budget. Though the budget has not been proposed for the KM program of the 2006 budget, there may be possibilites to get some allocation. The money allocated will be spent on meals and materials needed for the KM team. They will meet twice a week for about 2-3 hours, under my supervision. The activities will run for 6 months, starting from February 2006 when the budget can be cashed. The first month (February) will be used to explain to the team what KM is all about. Hopefully, by the end of the month a document holding what the KM team will be doing should be ready for the ream to refer to.

E. Expected result

Knowledge management basically is making use of the knowledge of the organization members (in the Balitbang case, through its representation - the KM team) by way of sharing their tacit knowledge, the result of which is explicit knowledge documented for the sake of organizational performance improvement. The end product of this process is the synergy of the team in the form of new ideas, also documented, for enhancing Balitbang performance.

25 November, 2005  
Blogger Icha said...

untuk irfan

target inovasi
adanya database yang lengkap yang mempublish semua hasil penelitian para dosen, semacam e-journal.

bisa kasih masukan gak, kira2 berapa ya dana yang cukup buat penelitian dan untuk membangun database?

25 November, 2005  
Blogger Irfansain said...

U. Rizan

Anda belum menjelaskan
Identifikasi masalah atau gap yang terjadi hingga anada perlu menulis plan KM itu. Lalu kerangka model KM/KS juga belum jelas jadinya alur proses tidak terpetakan mekanisme yg terjadi awal sampai akhirnya. Terakhir inovasi atau nilai tambah apa yg anda tawarkan?

25 November, 2005  
Blogger feby said...

untuk icha..

untuk database domino, seperti dikantor ogut...sekitar USD 5000 (install,training, tra..la..la). Dikerjain sama orang ACER.

25 November, 2005  
Blogger Bambang Setiarso said...

komentar untuk bu Icha sbb:

mungkin implementasi KS dikalangan dosen UW untuk meningkatkan penelitian dikalangan dosen, jadi merubah perilaku agak susah dalam waktu cepat, jadi perlu intervensi ke lingkungan artinya lingkungannnya dirubah dulu, dengan adanya sistem yang memudahkan untuk sharing ide, pendapat atau pengetahuan, kemudian ada reward and punishment yang jelas dari pihak rektorat, dst

komentar yang lain harus da suatu design awal, dan sistem tacit mungkin bisa lihat dimakalah saya kira2 model mana yang agak cocok di UW, kemudian penyesuaian di lingkungan UW dengan beberapa modifikasi.

salam
b.setiarso

25 November, 2005  
Blogger Icha said...

untuk feby

yaiks..??? ada gak yang lebih mahal dari itu..hehe..
tapi kalo yang terpikir dibenakku, kayaknya mahasiswa bisa di manfaatkan tuh..
suruh aja mereka ambil TA dan masalahnya tentang pembangunan database penelitian dosen.
Kayaknya lebih murah...
Any comments?

25 November, 2005  
Blogger isminah said...

untuk mbak icha....
Dalam sasaran dikatakan bahwa "Dosen dapat melakukan penelitian minimal satu penelitian dalam satu tahun" yang saya tangkap, ini berarti setiap tahunnya setiap dosen harus menghasilkan minimal 1 penelitian, untuk 5 tahun berarti minimal 5 penelitian dst, padahal untuk satu penelitian itu bisa memakan waktu lebih dari setahun, bagaimana kalau pernyataan ini menjadi "setiap tahunnya dosen terlibat pada suatu penelitian"

Terimakasih.

25 November, 2005  
Blogger Icha said...

untuk pak bambang

thanks pak..
saya tau betul bapak rektor saya orang yang berkomitmen dalam hal ini. mungkin salah satu cara untuk merangsang minat penelitian pada dosen adalah dengan pembatasan sks mengajar mereka dan memberi reward yang pantas dan menarik untuk merangsang ketertarikan mereka.
Biasalah pak, UUD(ujung-ujungnya duit)..

thanks

25 November, 2005  
Blogger rizan said...

untuk mbak 'Icha

kalau menggunakan 4 model tersebut
Wawancara juga dimasukkan dalam metodologi.

paradigma ini memang selalu ada. Peraturan dari Dikti atau Mendikbud bisa jadi acuan
dimasukkan dalam metode

Tentang dana
Infrastruktur IT jadi ujung tombak besarnya dana. Perangkat keras dan pembuatan aplikasi. kecuali memang bisa di kerjakan oleh Mahasiswa sebagai TA

25 November, 2005  
Blogger iswanto2 said...

untuk bu dosen Icha

tujuan ibu pasti baik, agar dosen mau meneliti. Apa masalahnya sebenarnya? Uang, minat meneliti, kapasitas meneliti? Sharing knowledge bagaimana? Semua dosen terlibat? Kalau tidak perlu KM tapi langsung saja pelatihan penelitian dan menghasilkan penelitian bagaimana?


utk pak Irfan

Benarkah hasil yang diharapkan adalah terbentuknya kerangka model? Kalau hanya ini, apakah sinergi explicit knowledge melalui kegiatan KM tidak perlu. Semua saya kira berangkat dari masalah yang dihadapi, tujuannya apa, hasil yang diharapkan apa, mengapa perlu KM, dsb.

untuk bu is

Yang terlibat hanya 5 orang? Apa ini mewakili Balitbangkes? Sebenarnya masalah yang dihadapi organisasi Balitbangkes apa, sehingga KM diperlukan sebagai tool untuk mengatasinya?

25 November, 2005  
Blogger HendroS said...

Hello, sepertinya diskusi sekarang sedang membahas makalah mbak Icha.

(untuk sementara komentar untuk pak Irfan, pak Rizan dan pak Iswanto saya pending dulu)

Menanggapi komentar ibu Isminah:
ini berarti setiap tahunnya setiap dosen harus menghasilkan minimal 1 penelitian, untuk 5 tahun berarti minimal 5 penelitian dst, padahal untuk satu penelitian itu bisa memakan waktu lebih dari setahun,


Bahwa penelitian dapat memakan waktu lebih dari 1 tahun, memang benar. Tetapi saya setuju bahwa untuk setiap penelitian minimal 1 publikasi setiap tahun. Itu artinya setiap tahun harus ada perubahan sub-tema dan ada progress-nya.

Menanggapi komentar pak Bambang:
artinya lingkungannnya dirubah dulu, dengan adanya sistem yang memudahkan untuk sharing ide, pendapat atau pengetahuan, ...


Memang kadang-kadang sulit untuk menciptakan iklim ini. Budaya kita memang seperti sekarang ini, susah terbuka dan sudah diskusi.

Salah satu teknik yang mungkin bisa menjembatani keterbatasan kita adalah, bahwa laporan tertulis harus dipresentasikan secara lisan minimal sekali.
Pertemuan reguler yang membahas secara mendalam matan/isi penelitian juga perlu dilakukan (menurut pengalaman, minimal triwulan, lebih baik kalau sepekan sekali). Sebab kadang-kala pertemuan pelaporan hasil-hasil penelitian kita tidak membahas matan/isi, tetapi lebih banyak dari segi manajerialnya, seperti bagaimana proyek penelitian itu dilakukan.

25 November, 2005  
Blogger HendroS said...

untuk makalah mbak Icha, untuk komentar mbak Feby:
untuk database domino, seperti dikantor ogut...sekitar USD 5000


wah ... kalau nginstall dan setting database (lotus) domino itu ... saya juga bisa ...
ditambah service tambahan: desain databasenya. hehehe.
just kidding.

25 November, 2005  
Blogger HendroS said...

This comment has been removed by a blog administrator.

25 November, 2005  
Blogger iswanto2 said...

Pak irfan, keinginan utk menggunakan tool KM utk memperbaiki kondisi/menciptakan inovasi bisa dipertimbangkan. Cuma, perlu alasan yang meyakinkan mengapa KM diperlukan. Dan ini berangkat dengan masalah. Apa sich masalah perusahaan anda?

Utk pak agus cs,

Mungkin perlu diungkapkan lebih jelas, mengapa perlu KM. Apa masalahnya, dan mengapa KM sebagai tool yang efektif? Lalu, sharing yang menjadi salah satu ciri KM bagaimana diwujudkannya? Saya kira latihan kita yang hanya beberapa hari belum cukup untuk benar-benar memahami KM dan mencoba mengimplementasikannya.

25 November, 2005  
Blogger isminah said...

untuk Pak Is...
Mengenai masalah yang ada di Balitbangkes dan mengapa memerlukan tool KM, Berawal dari akhir-akhir ini masalah yang timbul dinegara tercinta kita ini datang silih berganti seperti tiada habis-habisnya...kemudian kami menyadari kontribusi kami dalam menangani masalah yang ada masih kecil..tetapi sebenarnya kami punya sesuatu yang besar yang bisa kami berikan hanya saja hal itu belum terjadi, Yang menjadi masalah bagaimana sesuatu yang kami punya itu bisa dikeluarkan untuk kemudian diberikan untuk menangani masalah-masalah yang ada. Sesuatu itu kalau boleh saya bilang adalah knowledge dari para peneliti/pakar yang kami punya ( explicit dan tacit).

25 November, 2005  
Blogger rizan said...

untuk pak HendroS


wah ... kalau nginstall dan setting database (lotus) domino itu ... saya juga bisa ...
ditambah service tambahan: desain databasenya. hehehe.
just kidding.


OOT nich ..
kalau migrasi exchange server bisa nggap pak ..

25 November, 2005  
Blogger Bambang Setiarso said...

Pa Is
apa kabarnya pa sudah sampai Surabaya belum atau sudah ? apakah sudah dibuka lagi blog ini pa.
Kalau sudah dibuka bisa dibuat proposal kegiatan KM ditempat bapak tapi dalam bahasa Indonesianya semacam TOR atau proposal kegiatan KM/KS di tempat bapak bisa kan pa? saya ingin dapat masukkan kasus by kasus sehingga dapat gambaran utuh per kasus dalam implementasi KM/KS

28 November, 2005  
Blogger ~diana~ said...

Identifikasi Masalah:
komposisi tacit knowledge jauh lebih besar dari explicit knowledge akibatnya produktifitas karyawan/staf baru tidak bisa ditingkatkan dalam waktu cepat.

Tujuan:
Menyamakan knowledge dan memunculkan knowledge baru dalam divisi CS

Sasaran:
Meningkatkan produktifitas/peningkatan pelayanan pelanggan

Perumusan Masalah:
Membangun wadah untuk berkomunikasi dan sharing knowledge baik dalam bentuk tacit maupun explicit

Metodologi:
Pendekatan secara personal
Pendekatan dari teknologi

Tahapan:
1. Membuat portal
2. Menunjuk motivator, moderator dan staf ahli
3. Membuat mekanisme reward bagi kontributor terbanyak dan punishment untuk yang tidak berkontribusi
4. Pertemuan rutin
5. Membuat jadwal posting notulen pertemuan rutin ke portal

Elemen Sistem:
People: all CS staf
Knowledge/Information:
- Semua kegiatan pelayanan pelanggan
- Product knowledge
- Policy yang berlaku di IM2
Teknologi:
Intranet Portal yang mencakup:
- Data Mining
- Knowledge Acquisition Module
- Database knowledge dan user
- Discussion Forum

Tahapan Waktu, Jadwal Kegiatan & Personil:
Proses 1:
Membuat portal, start Juli 2006, PIC : CS Support, waktu : 3 bulan
Proses 2:
Pertemuan rutin, start Week II Juli 2006, PIC : Team Leader, waktu : continue
Proses 3:
Menunjuk motivator, moderator & staf ahli, start Week II Juli 2006, PIC : Team Leader, waktu : setelah project pembuatan intranet portal dimulai
Proses 4:
Membuat reward & punishment, start Week II Juli 2006, PIC : Manager, waktu : setelah project pembuatan intranet portal dimulai
Proses 5:
Membuat jadwal posting notulen ke portal, start Oktober 2006, PIC : staf admin, waktu : setelah project intranet portal selesai
Proses 6:
Ongoing monitoring, PIC : team leader, waktu : continue

Hasil/Output:
1. Keseragaman informasi/penanganan pelanggan yang diukur dengan tidak adanya komplain dari pelanggan
2. Proses penanganan pelanggan lebih optimal yang dilihat dari indeks kepuasan pelanggan dan jumlah repeated complaints

12 July, 2006  
Blogger cholil said...

Penerapan KM dalam Pembuatan Ayam Bakar Rumah Makan Wong Solo

Tujuan
Untuk membuat ayam bakar dengan cita rasa sempurna (matang luar dalam tanpa gosong)

Sasaran
Mendesign alat pemanggang khusus yang bisa mendeteksi kematangan ayam sehingga tidak gosong
*Hasil seragam


Perumusan Masalah
·Kesulitan dalam pembuatan ayam bakar yang matang dibagian dalam namun tidak gosong bagian luarnya.

·Hal ini menyebabkan adanya ketidak seragaman dalam kualitas produk yang dihasilkan
Permasalahan ini dipecahkan melalui pendekatan KM dengan model SECI


Tahapan dan waktu pelaksanaan:
1.Trial & error secara mandiri (4 bulan)
2.Benchmarking (1 bulan)
3.Konsultasi dengan pakar (super chef) (1 bulan)
4.continuous improvement (2 bulan)
5.solusi (alat pemanggang) (3 bulan)


Elemen Sistem

Kepala Koki
super chef
Koki
industri alat pemanggang
Koki Franchisee
pemanggang baru

12 July, 2006  
Blogger eno said...

Outline Perencanaan Penerapan Knowledge Management
Kelompok JERUK


1. Identifikasi Masalah
a. Data unstructured, unuseful, unupdated
b. Gap usia staf terlalu jauh
c. Tidak ada PIC ( yg btggjwb)


2. Tujuan & Sasaran
a. Tujuan:
* Penerapan KM di perusahaan

b. Sasaran:
* Data well-managed sesuai kebutuhan masing-masing
* Transfer knowledge scr cepat & tepat
* Penyusunan standar dan sistem pelaporan
* Penyusunan struktur organisasi/penyediaan resource (s) (dilengkapi Job analysis dan job description)
* Integrasi sistem informasi


3. Metodologi
a. Pengelolaan data, informasi, knowledge (explisit) dgn baik sesuai kebutuhan à dbase, kbase
b. Pengelolaan tacit knowledge dgn menggunakan sistem pakar/SME (Subject Matter Expert) à reference (rooster of expert …)


4. Tahapan
a. Planning stage:
* Perlunya KM
* Material
* Human resource (s)
* Infrastructure
* Timeline
* Budgeting

b. Socialization, feed back session & approval
c. Implementation
d. Monitoring


5. Elemen-elemen Sistem
a. dbase, kbase, e-learning, e-library
b. SME
c. Community of practice à sharing pengorganisasian public folder sesuai bidangnya)
d. Appraisal system à sistem penilaian
e. Infrastructure

6. Jadwal Kegiatan & Personil
a. Dibentuknya organisasi KM (top mgmt)
b. Ditunjukkan wakil dari tiap-tiap unit (masing-masing unit
c. Kegiatan elemen KM yang terjadwal (KM organization)


7. Tahapan Waktu
a. Planning stage à 3 bulan
b. Socialization, feed back session & approval à 1 bulan
c. Implementation
* pilot project à 6 bulan
* operasi di unit perusahaan yg penting à 6 bulan
d. Monitoring à on going, dgn menggunakan check list (mis. 3 bulanan)


8. Hasil/Output
* Usulan perencanaan penerapan knowledge management di perusahaan

12 July, 2006  
Blogger Bambang Setiarso said...

- Mohon kelompok I menanggapi kelompok II dan III, berikutnya kel.II menanggapi kel I dan III, dan Kel III menanggapi ke II dan I.

Terima kasih
B.Setiarso

14 July, 2006  
Blogger Bawuk said...

KERANGKA PERENCANAAN KNOWLEDGE MANAGEMENT DI TELKOMSEL

Kelompok I
Titus Totok Hari Purnomo
Babay Jastantri
Perwitasari R
Yunaldi


Tujuan
1. untuk mencapai misi menjadi yang terdepan dalam penyedia jasa nirkabel yang menempatkan SDM sebagai factor utama melalui internalisasi nilai-nilai inti dalam perusahaan yaitu : costumer intimacy, teamwork, professionalism and integrity
2. membangun proses pembelajaran dan pengembangan SDM yang berkelanjutan

Sasaran
Menjadikan SDM yang profesional dan kompeten yang selalu terus menerus belajar

Perumusan Masalah
Selama ini belum ada identifikasi, penemuan, penyimpanan, pemeliharaan dan pengelolaan pengetahuan/informasi yang terintegrasi untuk bersama-sama mencapai tujuan organisasi.

Metodologi
- CDI
* Collect and Analyze data
# Mengumpulkan informasi dari berbagai sumber
# Mencari informasi baru yang akan dimasukkan
* Develop
# Membuat katalog
# Membuat indeks
# Filtering
# Link (keterkaitan)
# Kolaborasi
# Penyederhanaan
# Project
# Data Mining
* Implement
# Distribusi informasi
# Saling berbagi
# Make alert
# Push information

Waktu dan Pendanaan
Waktu : 6 Bulan
Pendanaan : Rp. 100 Jt

Resource
1. Knowledge Management Department as coordinator
2. PIC from HR ( termasuk training), Office Management, Corporate Affair, Marketing
3. Consultant

Hasil yang diharapkan
1. Terpusatnya informasi
2. Kecepatan, dan kemudahan dalam distribusi informasi
3. Tepat sasaran
4. Membantu pengambilan keputusan
5. tercapainya tujuan organisasi

31 August, 2006  
Blogger Sasongko said...

IMPLEMENTASI KM PADA TENAGA AHLI EKSPLORASI MIGAS
Tujuan dan Sasaran
• Tujuan :
– Peningkatan tenaga terampil anak bangsa di bidang Migas,
– Mengurangi ketergantungan terhadap tenaga ahli asing,
• Sasaran :
– Meningkatnya keahlian dan pengetahuan tenaga ahli anak bangsa yang mampu bersaing di pasaran bebas
Perumusan Masalah
• Adanya resource-based competitive gap diantara :
– tenaga ahli anak bangsa dengan tenaga ahli asing,
– tenaga ahli berpengalaman dengan tenaga ahli pemula,
• Menurunnya hasil temuan migas disebabkan cara kerja tenaga ahli anak bangsa..
Metodologi
• Pendokumentasian cara kerja dari tenaga ahli baik dari luar maupun dalam negeri, melalui wawancara, questionnary, audio visual, dll.

• Support tenaga ahli,

• Technical meeting yang terjadwal.
Tahapan Waktu
• Waktu : 6 bulan
Dana & Personil yg terlibat

• Dana :
– 6 milyar rupiah, meliputi biaya perjalanan dinas, pembelian alat, honor, dll.

• Personil yang terlibat
– Tim KM dan tenaga ahli yang dalam hal ini adalah para explorer
Hasil yang diharapkan
• Peningkatan SDM di bidang eksplorasi migas yang lebih confidence
• Tidak tergantung kepada tenaga ahli asing
• Terselenggaranya alih teknologi
• Adanya peningkatan temuan migas

31 August, 2006  
Anonymous Kel.II KM said...

Penerapan Knowledge Management di Perpustakaan


Kelompok 2

Agus
Abdul Kholik
Dini
Sri Sugihati Slamet
Andree


Identifikasi Masalah
• Kurangnya sosialisasi perpustakaan
• Kurangnya pemanfaatan perpustakaan oleh user
• Kurangnya pengetahuan bahwa kegiatan pertukaran dan kombinasi pengetahuan adalah
hal yang berharga

Perumusan Masalah

Perlunya alternatif metode pemanfaatan informasi agar tercipta sinergi antara pengguna dan perpustakaan

Tujuan Implementasi

Pengguna mendapatkan informasi mengenai context dan content perpustakaan melalui pemanfaatan SMS Broadcast dan Virtual Library

Sasaran

Sinergi antara pengguna dan perpustakaan
(ketika user membutuhkan data, informasi dan knowledge dapat dipenuhi perpustakaan)

Metodologi

• Sosialisasi
a. Presentasi
b. Email/intranet
c. SMS Broadcast
• Membangun minat pengguna
a. Forum diskusi
b. Workshop

Waktu

(Januari – Desember 2007)

Dana
• Infrastruktur
a. Membangun jaringan intranet
b. Komputer untuk komunikasi
c. Operator/librarian
d. System Administrator

Budget Infrastruktur : Rp 100 juta
• Implementasi
a. Sosialisasi
Presentasi (Struktural & Fungsional)
b. Workshop/Forum Diskusi (2 days)

Budget Implementasi : Rp 75 juta

SDM
• 1 Koordinator Perpustakaan
• 2 Sekretariat
• 1 Bendahara
• 2 System Administrator
• 3 Operator

Total SDM : 9 orang

Penutup

Dengan anggaran dan jumlah orang yang efisien dengan metodologi SMS broadcast & Virtual Library diharapkan sinergi KM di perpustakaan terwujud

31 August, 2006  
Blogger Bambang Setiarso said...

bravo kel Telkomsel dan kel Migas, sedangkan kel KM di perpustakaan mohon setelah identifikasi masalah, cari masalah yang paling dominan, kalau yang dimaksud adanya "gap antara pengunjung dan perpustakaan maka harus ada upaya untuk memperkecil "knowing doing gap" dengan diterapkan KM can be created, discovered, captured atau SHARED, etc.
Ada empat kegiatan utama KM di perpustakaan adalah sebagai berikut:
- persediaan pengetahuan;
- mempercepat aliran pengetahuan;
- transformasi pengetahuan yang dibutuhkan oleh pengguna;
- pemanfaatan pengetahuan dengan memproduksi misalnya pohon industri, dsb.
mudah2an perpustakaan pa Cholil berubah dengan melakukan pemetaan pengetahuan dengan pola Zack maka kesenjangan dapat diketahui serta jangan lupa juga budaya apresiasi kepada pengunjung yang rajin, sering pinjam, tepat mengembalikan buku, dst.

salam
bambang setiarso

01 September, 2006  

Post a Comment

<< Home